Haahh..!!! Peserta Bpjs Yang Meninggal Dapat Santunan?

Opini Publik - Apakah peserta bpjs yang meninggal dapat santunan atau uangnya di kembalikan? - Inilah pertayaan yang sering dilontarkan oleh orang yang tidak paham tentang Bpjs Kesehatan, dia merasa bahwa uangnya yang selama ini ia bayarkan akan di kembalikan saat ia meninggal dunia sebagaimana asuransi pada umumnya. Ya pemikiran seperti itu wajar saja sebab orang biasanya berpikir bahwa "Apa saja yang telah kita berikan suatu saat akan menerima" apalagi peserta bpjs yang selama ini belum pernah mendapatkan fasilitas Bpjs Kesehatan itu sendiri, karena memang tidak pernah sakit berat yang memerlukan penanganan khusus oleh dokter.

Biasanya orang  akan berpikir "Kenapa saya membayar sesuatu yang belum tentu kita menerima imbalan-nya?" sehingga bermalas malasan untuk membayarnya, bahkan sampai berbulan bulan tidak membayar, akhirnya pada saat ia benar benar membutuhkan baru menyadari "Jika saja selama ini saya membayar iuran Bpjs Kesehatan tentu tidak seperti ini nasibku" jadi serba salah mau ingin dapat fasilitas Bpjs harus bayar denda yang menumpuk, mau bayar biaya pengobatan langsung terlalu mahal. Inilah akibat tidak bayar iuran Bpjs Kesehatan.


Apakah peserta bpjs yang meninggal dapat santunan? hmmm...jangan harap dapat santunan, Bpjs kesehatan ini sitemnya gotong royong (gotong royong ko' harus pakai uang ya) ya..anggap saja itu urunan barsama untuk membantu mereka yang sekarang terbaring dirumah sakit yang tidak mampu bayar pengobatan. Memang jika tujuanya seperti ini sungguh sangat mulia bahkan semua agama menganjurkan dan pastinya kita akan mendapat pahala yang berlipat dari Allah Tuhan yang maha Esa. Tapi yang bikin risih ada denda-nya segala, mbo' ya jangan ada dendanya kalau memang tujuanya mulia membantu sesama manusia. Inilah yang beberapa bulan yang lalu pihak MUI menyatakan ada unsur haramnya, tapi sudah damai tu dengan adanya kesepakatan Pada tanggal 4 agustus 2015.

Apabila ada warga yang tidak mampu, dan mereka ikut keanggotaan BPJS Kesehatan, ketika ia sakit dan membutuhkan biaya yang besar, tentunya BPJS Kesehatan adalah solusi untuk melakukan perawatan di Rumah Sakit atau Faskes yang bersangkutan. Dalam hal ini, sebagaimana permasalahan yang ditanyakan itu, jika ada masyarakat  anggota BPJS Kesehatan yang sudah meninggal, tentunya tidak mendapatkan santunan, dan uangnya pun tidak dikembalikan. Sebab, uang tersebut sudah digunakan oleh warga yang sakit. Jadi sekali lagi sitem BPJS adalah gotong royong dan untuk masyarakat yang masih hidup. Kalau untuk orang meninggal, biasanya di diberikan santunan oleh Jasa Raharja. (*) kalau dia kecelakan.

Memang diakui bahwa asuransi manapun tidak akan sanggup seperti Bpjs yang setia membayar perawatan pasien entah dia mampu membayar ataupun tidak mampu asalkan ia setia membayar iuran  Bpjs Kesehatan tiap bulan-nya, selama itu pula ia akan di tanggung. Apa gak rugi Bpjs kesehatan ini yang berani menanggung pasien yang sedang sakit berat ataupun ringan? menurut berita yang beredar sebenarnya rugi, tapi pemerintah menutupi kekurangan itu. Ouw..lha ada pemerintah di belakangnya, berarti jangan dihitung rugi, karena itu memang tugas pemerintah untuk menolong rakyatnya yang tidak mampu. Justru pemerintahlah yang berterimakasih kepada masyarakat yang setia membayar walaupun ia tidak pernah menggunakan fasilitas itu karena memang jarang sakit berat, paling juga masuk angin, pusing, gatal gatal cukup dengan obat yang ada di warung.

Walaupun berat hati saya juga iklas membayar tiap bulan-nya, berat hati bukan berarti pelit tapi ada tanggungan biaya lain termasuk hutang yang harus bayar tiap bulanya, lain lagi kalau tidak punya tanggungan hutang saya rasa terlalu ringan kalau cuma bayar 100ribu untuk kelas 3 (1 keluarga). Walaupun begitu saya pribadi mendukung penuh program Bpjs Kesehatan ini, kalau soal denda asalkan uang denda masih tetap digunakan untuk kebaikan bersama ya silakan saja. Saya pribadi menganggap bahwa iuran yang selama ini saya bayarkan merupakan jalan untuk beramal shaleh, sebab harta yang kita miliki akan dibersihkan oleh harta yang kita sedekahkan itu. Lagian siapa sih yang mau sakit? hih.. amit amit akau sendiripun tidak mau...

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Just someone who proud to be called as Blogger , Likes to share what he knew.

Related : Haahh..!!! Peserta Bpjs Yang Meninggal Dapat Santunan?

Komentar Gunakan Akun Facebook

Back To Top